Lokomotif Uap E10 di Stasiun Bukittinggi

 

Momen perkeretaapian di Kota Bukittinggi Sumatera barat tahun 1970.
Sebuah lokomotif uap bergigi seri E10 dan beberapa gerbong penumpang baru sampai di emplasemen stasiun bukittinggi dari kota padang panjang.

📸 Internationalsteam.co.uk

Disalin dari IG Sumatrain

________________

Pada sisi sebelah kiri gambar tampak bangunan menara Jam Gadang dari kejauhan menjulang. Belum terdapat bangunan tinggi lainnya, demikian pula di kawasan sekitar stasiun.

________________

Sangatlah payah mencari gambar-gambar lama terkait Stasiun Kereta Api Bukittinggi, terutama gambaran stasiun ini dihari-hari terakhirnya. Kita sama-sama tahu kalau Stasiun Kereta Api Bukittinggi tinggal kenangan, bangunan stasiunnya masih ada, pasrah menanti nasib. Relnya telah banyak yang tersembunyi, bahkan pada beberapa titik kita lihat sudah sangat menggenaskan.

Banyak orang menaruh harapan akan kembalinya Mak Itam[1] merayap di Ranah Minang. Walau tiada jelas, walau tiada pasti, dan belum ada arah atau geliat ke arah pengaktifan kembali. Namun harapan itu masih ada dan akan tetap terus ada. Di Sumatera Barat sendiri telah banyak berdiri komunitas pecinta kereta api.

Memang benar, bahwa beberapa kali tersiar kabar tentang pengaktifan kembali jalur kereta api (KA) di Sumbar. Namun hingga kini masih berupa kabar yang dapat kita temui di arsip-arsip berita dari media. Salah satu jalur KA penumpang telah aktif, yakni jalur ke Pariaman yang telah lama diaktifkan. Kemudian juga ada KA Bandara, selepas itu jalur Padang - Kayu Tanampun sudah mulai.

Kita tidak tahu apa saja pertimbangan untuk mengaktifkan kembali jalur KA, terutama jurusan Bukittinggi - Padang. Dalam pemahaman masyarakat awam, pengaktifan jalur KA Bukittinggi - Padang akan jauh lebih menguntungkan, terutama bagi PT. KAI. Karena mobilitas antara kedua kota tersebut yang paling intens dan ramai.

Selain itu mobilitas antara Kota Bukittinggi dengan Payakumbuh juga terbilang intens. Kedua kota inipun pada masa kolonial juga telah dihubungkan oleh jalur KA. Dimana keadaan stasiun dan rel-relnyapun sama-sama memprihatinkan dengan jalur KA Bukittinggi - Padang Panjang.

Semoga sahaja, pengaktifan jalur KA ini benar-benar menjadi kenyataan di Sumbar. Terutama pengaktifan jalur KA Bukittinggi - Padang dan Bukittinggi - Payakumbuh.

Baca Juga:

  1. Kemenhub bakal aktifkan lagi jalur KA Padang-Bukittinggi
  2. Jalur KA Padang - Bukittinggi akan diaktifkan kembali, tapi masih perlu pengkajian mendalam
  3. Kemenhub rancang reaktivasi jalur KA di Sumbar
  4. Reaktifasi rel KA di Sumbar pertahanankan nilai nilai Heritage
  5. Kemenhub diminta aktifkan kembali rel KA Padang Panjang
  6. 45. Stasiun KA Bukittinggi
  7. Stasiun KA Bukittinggi 1892
  8. Stasiun KA Bukittinggi dalam kenangan
  9. Jalur KA Padang Panjang - Bukittinggi
  10. Jalur KA Bukittinggi - Payakumbuh
  11. Stasiun Bukittinggi yang terlupakan
  12. Perjuangan Pemuda Kereta Api di Bukittinggi
  13. Stasiun KA Bukittinggi
  14. Awal Mula KA di Sumbar
  15. Rel Mak Itam Bukittinggi - Padang Panjang nasib mu kini
  16. Pembukaan Jalur KA 1894
  17. Stasiun Solok July 1980
  18. Mak Itam di Anai

___________________

Catatan Kaki:

[1] Mak Itam, merupakan sebutan untuk kereta api (atau lokomotifnya) di Minangkabau. Tidak mengacu kepada satu seri lokomotif saja. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

29. Wisma Anggrek

13. Batu Kurai Limo Jorong

Garis Waktu Bukittinggi