Postingan

Jam Gadang: Hadiah Ratu Wilhelmina dan Peran Arsitek asal Koto Gadang

Gambar
Sumber foto: padang kita Alasan Ratu Wilhelmina menghadiahkan Jam Gadang dan peran arsitek asal Koto Gadang bernama Yazid Rajo Mangkuto dalam pembangunannya.   Suluah.com – Nama Ratu Wilhelmina tak asing bagi rakyat di negeri jajahan Belanda, termasuk Indonesia. Ia meninggalkan banyak cerita yang menjadi kenangan. Cerita itu salah satunya ada di Bukittinggi. Di sinilah, berdiri Jam Gadang yang merupakan hadiah Ratu Wilhelmina. Namun, tak banyak yang tahu bahwa ada seorang arsitek asal Koto Gadang yang berperan besar dalam pembangunan Jam Gadang. Namanya Yazid Rajo Mangkuto. Sejarah Bukittinggi Pada masa kolonial Belanda, Bukittinggi bernama Fort de Kock. Nama itu mengacu pada benteng benteng pertahanan yang dibangun oleh Belanda pada 1826 saat Perang Padri. Setelah Perang Padri usai, Belanda menjadikan Bukittinggi sebagai pusat kedudukan pemerintah kolonial. Belanda melalukan perluasan dan membangun berbagai infrastruktur untuk kepentingan pemerintahannya

Peluncuran Seri Webinar Guru Belajar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Gambar
  Peluncuran Seri Webinar Guru Belajar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kemendikbud mengajak bapak/ibu guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, widyaiswara, orang tua dan para insan pendidikan untuk mengikuti peluncuran Seri Webinar Guru Belajar: "Pembelajaran Tatap Muka Terbatas” yang akan diselenggarakan dan disiarkan langsung di kanal youtube Ditjen GTK Kemdikbud RI, pada Jumat, 28 Mei 2021 pukul 09.00 WIB s.d selesai.

Juknis FLS2N 2021

Gambar
Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) bertujuan untuk memberikan wadah berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif peserta didik sekolah dasar dengan mengedepankan sportivitas dalam pengembangan diri secara optimal sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan nih Sobat! 🤩 Pelaksanaan FLS2N kembali dilaksanakan secara Daring. Bidang Lomba apa saja yang di Lomba kan? Bagaimana terkait teknis pelaksanaan setiap cabang lomba?

Suntiang Marapulai

Gambar
Suntiang yang dipakai Marapulai (mempelai laki-laki) coraknya berbeda dengan suntiang yang dipakai Anak Daro (mempelai perempuan). Suntiang yang dipakai Marapulai tinggi lonjongnya lebih rendah dibandingkan dengan suntiang Anak Daro. Kemudian, lebarnya pun lebih kecil ketimbang suntiang Anak Daro.

LOMBA KOMIK DIGITAL Tingkat Provinsi Sumatera Barat

Gambar
Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Melalui UPTD Taman Budaya Mempersembahkan LOMBA KOMIK DIGITAL Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tindak lanjut dari workshop yang dilaksanakan pada tanggal 23 – 24 Maret 2021, dengan tema pembuatan komik digital . Lomba ini adalah menciptakan wadah bagi para kreator untuk menampung kreativitas. Lomba komik berbasis IT diarahkan pada peserta remaja dan umum, komik  berbasis IT adalah masa depan kesenian dalam bidang rupa dan perkomikan dunia.  Dengan dilaksanakannya lomba komik berbasiskan IT ini diharapkan akan lahir  para komikus yang handal, yang memiliki kesadaran telah terjadi peralihan dari dunia manual kedunia digital. Tentu saja kita juga wadah persiapan generasi cerdas, tangguh dan bersaing dalam dunia pengetahuan Internasional. PENDAFTARAN: a. Mengisi Formulir Pernyataan Kesediaan yang disediakan panitia b. Pendaftaran karya paling lambat 16 Oktober 2021 melalui link. http://bit.ly/3sLqIOI

Bukit Tinggi 19 Desember 1948

Gambar
SERANGAN DIKOTA BUKITTINGGI 19 DESEMBER 1948- Pada masa Perang Kemerdekaan, Bukittinggi dijuluki sebagai “ Ibu Kota Kedua Republik Indonesia”  Selama beberapa bulan, pada tahun 1947 Wakil Presiden RI berkedudukan di kota ini. Dari Bukittinggi, Wakil Presiden memimpin dan menggendalikan  pemerintahan dan perjuangan untuk seluruh Sumatera.

Hari Rayo Anam 1442

Gambar
Di Minangkabau dikenal Hari Rayo Anam yang dirayakan tepat sepekan setelah hari raya pertama (1 Syawal) Aidil Fitri. Masing-masing nagari memiliki cara berbeda dalam merayakannya sesuai dengan sistem ketatanegaraan Minangkabau yang Federasi dan seperti yang diungkapkan pepata "Lain padang lain belalang, lain lubuk lain pula ikannya". Istilah Hari Rayo Anam bermacam-macam pendapat mengemukakan. Ada yang mengatakan karena dirayakan enam hari setelah Hari Raya Gadang (1 Syawal). Pendapat lain menyebutkan karena dirayakan setelah menunaikan Puaso Anam [1] di bulan Syawal.