Rumah PDRI Bukittinggi Menunggu Perhatian


Catatan @padangheritage

Banyak yang tidak tahu jika bekas rumah milik Tengku Moh. Hasan atau bekas rumah Gubenur Sumatera Tangah ini pernah menjadi tempat perundingan untuk pembentukan Pemerintahan Darurat Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat dengan Bukittinggi sebagai Ibu Kota pada 19 Desember 1948.

Di rumah ini menjadi saksi ditinjuknya Syafruddin Prawiranegara sebagai Ketua Tim PDRI, sekaligus menjadi tempat penyiaran informasi keadaan dan kondisi Indonesia tempo itu.

Rumah yang menjadi saksi sejarah tonggak mula dimulainya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Sayangnya belum masuk cagar budaya dan butuh perhatian serius.


Dari halaman rumah ini terlihat jelas objek wisata Panorama dan Lubang Jepang. Lokasinya tidak jauh dari eks Bioskop Solvia tepatnya di Jalan Setia Budi Kawasan Parak Kopi Kota Bukittinggi.

Sayangnya rumah ini tidak begitu mendapat perhatian lantaran tidak banyak yang mengetahuinya. Kondisi rumahnya masih kokoh tapi tidak terawat. Beberapa bagian atapnya sudah rusak, dinding bangunannya ada yang retak. Seperti dokumentasi yang telah diambil tahun 2021 ini.

Kabarnya pemerintah provinsi dan kota tengah berupaya untuk melakukan restorasi bangunan ini agar dapat dijadikan museum sehingga menambah kesemarakan Bukittinggi sebagai kota perjuangan yang telah dikenal luas secara nasional. Semoga segera terealisasi.

Foto dan teks dirangkum oleh Tim Padang Heritage @beyubaystory
____________________________________

Disalin dari IG Padang Heritage
Foto terbaru (09/04/21): Peninggalan Sejarah Bukittinggi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

29. Wisma Anggrek

13. Batu Kurai Limo Jorong

Garis Waktu Bukittinggi