Hearing Ranperda Cagar Budaya 2022


Pada hari Senin tanggal 20 Rajab 1443 H/ 21 Februari 2022 dilakukan dengar pendapat dengan masyarakat pemilik Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) di Kota Bukittinggi dengan Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bukittinggi. Hadir mendampingi Pansus DPRD, SKPD terkait salah satunya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi (Disdikbud).

Dari Disdikbud dihadiri oleh Kepala Dinas dan didampingi oleh dua orang Pamong Budaya Muda Kota Bukittinggi. Kemudian hadir juga dari Bagian Hukum Setdako, Dinas PUPR, dan instansi terkait lainnya.

Pada dengar pendapat ini, Tim Pansus mendapat banyak masukan dari masyarakat terkait sejarah, budaya, dan peninggalannya yang ada di Kota Bukittinggi. Serta arti penting sejarah dan peninggalannya bagi Kota Bukittinggi yang memiliki salah satu julukan sebagai Kota Bersejarah. Semenjak masa kolonial Bukittinggi telah menorehkan sejarah penting baik itu dari segi pemerintahan maupun perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Bukittinggi pernah menjadi Ibu Kota Residesi Padang Darat (Padangsche Bovenlanden) dan  Afdeeling Oud Agam dimasa kolonial. Dimasa kemerdekaan Kota Bukittinggi menjadi Ibu Kota Propinsi Sumatera (sebagian menyebutkan Medan), Ibu Kota Keresidenan Sumatera Barat, Ibu Kota Kabupaten Agam serta pernah menjadi ibu kota pemerintahan ketika Perdana Menteri Hatta (yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Presiden) memilih Bukitttinggi sebagai tempat berkantor. 

Di Bukittinggi pula Mohammad Syafe'i mengumandangkan Permakluman Kemerdekaan pada tanggal 29 Agustus 1945 sebagai bentuk dukungan terhadap proklamasi yang telah dimaklumkan di Jakarta oleh Soekanor dan Hatta. Kota ini kemudian menjadi saksi pengorganisiran berbagai kekuatan dalam menyokong kemerdekaan. Salah satunya ialah Gedung Nasional (dimasa kolonial Societeit)yang pada masa sekarang menjadi Gedung DPRD Kota Bukittinggi.

Kita harapkan proses penetapan ranperda cagar budaya ini berjalan lancar dan dapat menjadi Perda di Kota Bukittinggi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

29. Wisma Anggrek

13. Batu Kurai Limo Jorong

Garis Waktu Bukittinggi