Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Bung Hatta: Listrik di Batu Ampa

Gambar
  IG Sumbar Tempo Dulu | Tahun 1976 di Batuhampar, Muhammad Athar seakan kembali pulang ke pemukiman suluk bako beliau [keluarga ayahnya]. Tangis Hatta bukan air mata nostalgia, tapi bertaut dengan limpahan zuhud yang menemukan asalnya. Di antara surau, makam, dan cahaya listrik yang baru memasuki nagari dan surau kala itu, ia membaca ulang takdirnya: bahwa ‘ilm dan adab lebih abadi dari jabatan, dan khidmah lebih tinggi dari kuasa. Tombol yang ditekan hari itu barangkali seperti dzikir yang menggetarkan nagari, menyambungkan masa silam dengan hari kini. Dan listrik yang menyala di surau itu, seperti nur kecil yang menegaskan: jalan pulang selalu bermula dari kerendahan hati. Tulisan oleh : @habibsyadzily Desain oleh : @sumbartempodulu ======== Integritas Mohammad Hatta sering dibaca dari etos kenegarawanannya yang bersih dan asketik . Namun di Batuhampar, [1] sebuah nagari di Luhak Limo Puluah, jejak itu menemukan akar terdalamnya. Di sanalah garis keislaman Muhammad Hatta b...