Awal Mula Songket
Songket memiliki sejarah panjang, telah dimulai dari abad XVI, awalnya menenun songket dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kain tenun di istana.
Kegiatan menenun songket menyebar ke berbagai nagari di Minangkabau, kepandaian menenun songket diwariskan secara turun-temurun, tidak hanya mewariskan kemampuan, tetapi juga alat tenun yang dipakai dari generasi ke generasi selanjutnya.
Disenaraikan temuan kain tenunan songket Minangkabau yang tersimpan pada Santa Barbara Museum, CA. Amerika, diantaranya adalah Songket Minangkabau yang berasal dari Koto Gadang, Batipuah, Ampek Angkek, Tilatang Kamang, Balai gurah, Sungayang, Solok, Muaro Labuah, Saning Bakar, Silungkang, Pariangan, Lintau, Batu Sangkat, Padang Magek, Pandai Sikek, Pitalah, Balai Cancang, Taram, Gunung dan lainnya.
Nagari-nagari tersebut di atas sebagian besar sudah tidak memproduksi kain tenunan songket lagi, bahkan generasi yang ada sekarang tidak mengetahui nagari mereka dahulu pernah diproduksi songket yang berkualitas sangat baik.
Mari kenali dan bangga dengan kekayaan warisan budaya Sumatera Barat bersama @museumadityawarman
Salam Museum dihatiku.
Sumber : Agusti Efi, Makalah Kajian Songket Museum Adityawarman (2021)
Disalin dari IG: Museum Adityawarman
Find Us on: linktr.ee/kebudayaan
Komentar
Posting Komentar