Pekan Kebudayaan Daerah Sumbar
Siapkah kamu menjadi saksi sejarah baru dari Sumatera Barat?
Dengan bangga kami mempersembahkan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Provinsi Sumatera Barat tahun 2021.
Pekan
Kebudayaan Daerah (PKD) hadir sebagai bentuk sarana dalam mejuwudkan
cita-cita Kebudayaan Nasional yang dibangun dari pergaulan Budaya antar
etnik, antar generasi dari masa lalu dan hari ini menuju masa depan.
“Festival Merawat Ingatan” merupakan sebuah tagline yang menjadi
kerangka besar yang mampu menjembatani pelaksanaan Pekan Kebudayaan
Daerah (PKD) Provinsi Sumatera Barat tahun 2021.
Kegiatan PKD
tahun ini menjadi penting untuk selenggarakan sebagai upaya merawat,
yaitu memulihkan kembali ingatan lintas generasi terutama generasi
milenial terhadap nilai-nilai kearifan lokal. Perayaan ini sekaligus
wahana edukasi kembali ke dasar sebagai landasan utama terhadap
nilai-nilai yang mengakar di dalam masyarakat Sumatera Barat yang multi
etnis.
Pelaksanaan PKD kali ini mencakup tiga sektor potensi budaya,
yaitu sandang, pangan, dan papan yang terdiri dari kegiatan pameran seni
rupa, instalasi, dan kuliner, pagelaran seni pertunjukan kontemporer,
seni pertunjukan multikultural dan pertunjukan musisi lokal, diskusi
terarah (FGD), festival dan lombaseni budaya yang ada di Sumatera Barat.
Demikian,
kekinian bukan berarti tidak meninggalkan tradisi, namun melalui
kegiatan ini masyarakat Sumatera Barat dan khusunya generasi muda
digiring kembali berkunjung ke tradisi, melihat masa depan, dalam
menentukan langkah bijak menjawab serbuan tantangan masa depan.
“Festival Merawat Ingatan” merupakan
sebuah tagline yang menjadi kerangka besar yang mampu menjembatani
pelaksanaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Provinsi Sumatera Barat tahun
2021.
Kata “festival” dipakai sebagai daya tarik sajian
peristiwa budaya dulu dan hari ini dalam konteks lintas generasi. Dalam
praktik eksistensi kebudayaan hari ini, ada yang merangkul dan
memodifikasi tradisi untuk bisa tetap dilestarikan dan beradaptasi
dengan zaman. Namun tidak dipungkiri ada juga yang acuh.
Kegiatan
PKD tahun ini menjadi penting untuk selenggarakan sebagai upaya
merawat, yaitu memulihkan kembali ingatan lintas generasi terutama
generasi milenial terhadap nilai-nilai kearifan lokal. Perayaan ini
sekaligus wahana edukasi kembali ke dasar sebagai landasan utama
terhadap nilai-nilai yang mengakar di dalam masyarakat Sumatera Barat
multi etnis.
Sebagai catatan penting memahami tradisi dan budaya
yang ada di Sumatera Barat tidak hanya berbicara mengenai Minangkabau,
tetapi juga etnis lain yang hidup saling bertoleransi, yaitu etnis
Mentawai, Tionghoa, Nias, India, Mandailing, Arab, dan Jawa.
Selanjutnya, mengajak masyarakat untuk melihat, menjemput tradisi dan
sejarah yang menyebabkan keberagaman etnis dan budaya di Sumatera Barat
dengan pola kekinian untuk berkolaborasi bersama lintas bidang kesenian.
Dislain dari IG: Sumber IG: pkd.sumbar
Komentar
Posting Komentar