Tilakuang #8
Tilakuang atau orang sekarang mengenalnya dengan 'Mukena' merupakan salah satu pakaian perempuan Melayu dan juga Minangkabau. Tilakuang digunakan dikala hendak menunaikan shalat. Sejenis hijab yang dirancang lebar, besar, dan lapang. Panjangnya beragam namun rata-rata selutut dan ada yang lebih dalam (panjang) hingga mencapai mata kaki. Berwarna putih dan dipadukan dengan kain sarung pada bagian bawah.
Pada masa kini Tilakuang dibuat dengan bermacam warna, motif, dan bahan. Pada masa dahulu, Tilakuang yang digunakan perempuan hampir seragam bentuk dan bahannya. Perbedaannya hanya pada motif, ada yang dibordir, ada yang direnda, serta ada pula yang polos.
Tilakuang yang banyak digunakan oleh perempuan sekarangpun tidak lagi memadukan dengan kain sarung melainkan sudah dibuatkan bawahan yang terbuat dari bahan dan warna yang serupa dengan tilakuang. Selain itu, menggunakan kain sarung dinilai lebih rumit dan lama bagi orang sekarang yang mengutamakan kecepatan waktu.
Pada masa sekarang kata 'Mukena' lebih banyak dijumpai sebagai pengaruh dari persentuhan dengan budaya luar (Non Minang) yang dikenalkan melalui beragam media serta sebagai akibat dari persentuhan dengan masyarakat lain. Selain itu, ketahanan Budaya Minang yang semakin melemah juga berpengaruh dalam pengadopsian istilah baru yang sudah ada padanannya dalam Bahasa Minangkabau.
Tilakuang dari Minang sekarang sudah hampir menjadi kenangan seiring dengan bergantinya penyebutan menjadi 'Mukena'. Mukenal jauh lebih populer dan digemari para perempuan Minang masa kini.
Find Us On:
Baca juga:
Perempuan menggunakan Tilakuang warna warni, bagaimana Islam menilainya
Komentar
Posting Komentar