Pabukoan
Kata Minang Klasik berikutnya ialah 'Pabukoan' merupakan kata 'buko' atau buka yang diberi awalan dan akhiran 'pa-an'. 'Pabukoan' merujuk pada hidangan yang disantap ketika berbuka puasa. Pada masa dahulu hidangan berbuka puasa atau 'pabukoan' tidak dijual seramai sekarang. Zaman dahulu - tatkala waktu Magrib masuk sebagai tanda berbuka puasa - kebanyakan orang langsung menyantap hidangan nasi beserta lauk pauknya, hanya beberapa yang memutuskan untuk shalat terlebih dahulu. Hidangan seperti kolak disantap ketika pulang dari surau menunaikan Tarawih.
Zaman kini, beberapa anak muda ikut-ikutan menggunakan kata Ta'jil yang berasal dari Bahasa Arab. Kata ini mereka gunakan untuk menggantikan kata 'pabukoan'. Namun sayang, karena ikut-ikutan, tidak tahu bahwa arti sebenarnya dari Ta'jil ialah menyegerakan berbuka puasa.
'Babuko' berarti berbuka puasa. 'Perbukaan' merupakan cemoohan bagi yang suka mengindonesiakan Bahasa Minang.
Find us on: https://linktr.ee/kebudayaan
Baca juga:
Ternyata Ta'jil bukan Makanan Berbuka Puasa - eramuslim
Komentar
Posting Komentar