ABANG


"Haa, alah abang urang. Babuko wak lai.." (Haa, sudah adzan, waktunya kita berbuka..)

Sedangkan untuk sapaan, digunakan panggilan Tuan atau Wan kepada laki-laki. Namun pada masa sekarang kata 'abang' menjadi lazim dipakai untuk menyapa laki-laki yang lebih tua. 

Sebelumnya digunakan panggilan 'Uda' menggantikan Tuan dan Wan. Panggilan 'Uda' merupakan pengaruh dari Padang yang kemudian dijadikan identitas Sumatera Barat (Uda & Uni). Padahal di Luhak Agam (Bukittinggi-Agam)[1] kata sapaan untuk laki-laki ialah Tuan/Wan sedangkan untuk perempuan ialah Akak (kakak).

Hingga kini kata sapaan Tuan/Wan dan Akak (Kakak) merupakan sesuatu yang janggal di telinga anak-anak muda. Mereka berpandangan kata-kata itu aneh dan akan tergelak apabila mendengarnya digunakan.


Find us on: https://linktr.ee/kebudayaan

Catatan Kaki:

[1] Luhak tidak sama dengan Kabupaten. Kabupaten Agam tidak sama dengan Luhak Agam, karena apabila bercakap perihal Kabupaten Agam maka Kota Bukittinggi tidak termasuk, justeru mereka merupakan pemerintahan yang setara walau luas wilayah berbeda. Namun apabila bercakap Luhak Agam maka Kota Bukittinggi bagian dari Luhak Agam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

29. Wisma Anggrek

13. Batu Kurai Limo Jorong

Garis Waktu Bukittinggi