59. Janjang Pasanggrahan
![]() |
Foto: bukittinggiminangkabau.blogspot.com |
No. Registrasi Nasional: PO2018090600809
Dilindungi oleh: Undang Undang No.10 Tahun 2011
Belum ditemukan adanya kajian terkait Janjang Pasanggrahan. Menghubungkan persimpangan jalan di Kampuang Cino dengan Jalan Cindua Mato. Sejauh ini terdapat beberapa versi, diantaranya: Pasa Ateh yang dibangun oleh penduduk Luhak Agam, dimana para Kepala Nagari diharuskan mengerahkan tenaga Rodi dari kalangan anak nagari. Dikala para Penghulu Kepala datang ke Pasa Ateh mereka beristirahat - di suatu tempat di kawasan Janjang Pasanggrahan sekarang - yang telah dibangun tempat peristirahatan atau lazim dikenal dengan nama Pasanggrahan.
Versi yang lain menyebutkan bahwa janjang ini dibangun pada tahun 1908 dimasa Lois Constant Westenenk atau lazim dikenal dengan nama Si Teneng oleh penduduk Luhak Agam. Karena disepanjang janjang ini terdapat beberapa penginapan dan kedai maka dikenallah dengan nama Janjang Pasanggrahan. Karena pasanggrahan sendiri berarti tempat penginapan dimasa Belanda (selengkapnya DISINI)
Baca juga:
- Janjang Pasanggrahan dibangun 1908 - travelingyuk.com
- Mahasiswa sulap Janjang Pasanggrahan Bukittinggi menjadi lukisan nan cantik - covenesia.com
- Transformasi Janjang Tua Bukittinggi Nan Mempesona - bukittinggiminankabau.blogspot.com
Like & Follow:
Komentar
Posting Komentar