53. Lapangan Pacu Kuda
Pacu Kuda telah lama menjadi budaya dan tradisi di Minangkabau yang berlandaskan Syari'at. Pada masa dahulu, kuda merupakan binatang yang mahal dan hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu sahaja. Kepandaian menunggangnyapun merupakan kepandaian yang tak sembarang orang memilikinya.
Dalam penelusuran ditemukan foto-foto peninggalan era Kolonial Belanda yang merekam suasana Pacu Kuda di Bukit Ambacang. Dan tidak hanya itu, diberbagai negeri di Minangkabau diselenggarakan helat pacu kuda. Menurut budayawan Yulfian Azrial, helat pacu kuda merupakan salah satu ajang silaturahim antara Darek dengan Rantau.
Baca Juga:
- Pordasi & Gairah Pacu Kuda di Sumbar 1976-2006-Skripsi Riki Arie Prima_2009
- Lipsus: Dari Gelanggang Pacu Kuda di Tanah Minang - klikpositif
Sumber foto: KITLV Nederlan & Internet
Like & Follow:
Join Our FB Group: Bukittinggi Culture, History, & Arts
Follow Our Instagram: Bukittinggi Culture, History, & Arts
Komentar
Posting Komentar