2. Lubang Japang
SK Penetapan: SK Wako No188.45 - 132 - 2018
Lubang Japang & Taman Panorama berada di Jalan Panorama, Kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang,
Kecamatan Guguak Panjang. Gua ini
merupakan terowongan (bunker) buatan yang
berfungsi sebagai tempat perlindungan (sebagian sumber menyebutkan
sebagai tempat pertahanan) para tentara Jepang. Dibangun pada tahun
1943 atas perintah Komandan Tentara Pertahanan Sumatera, Jenderal
Watanabe.
Para
pekerjanya kebanyakan didatangkan dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan
Madura yang dibawa Japang sebagai pekerja paksa (romusha) guna membuat
lubang (terowongan) yang panjangnya kurang lebih 1.470 m dalam waktu
yang
cukup singkat. Dalam versi pemerintah Kolonial Jepang, tidak terdapat
korban jiwa selama pembangunan lubang tersebut. Diantara pekerja bahkan
ada yang diberi gaji dan diperlakukan dengan baik. Hal ini didukung pula
oleh kesaksian salah seorang penduduk Agam yang mengaku pernah bekerja
membuat lubang tersebut. [Sumber Klik DISINI]

Namun
versi populer yang beredar di masyarakat, para pemandu wisata, dan
disampaikan kepada para turis ialah pembangunan lubang ini memakan
korban jiwa yang tidak sedikit. Oleh karena itu maka untuk mengenang
para pekerja paksa ini, pada dinding di depan gerbang masuk telah
dibuat sebuah relief yang menggambarkan mengenai situasi pembuatan
terowongan pada masa itu.
Lubang ini sekarang
berfungsi sebagai tempat wisata, Lubang Jepang ini di buat pada kedalaman 40-50 m di bawah
tanah bercadas yang cukup keras (198 dpl). Di dalam terowongan yang garis
tengah dan tingginya 2 m terbagi menjadi 20 kamar yang terdiri dari kamar
tidur, ruang persembunyian, ruang perawatan, ruang dapur, ruang penjara, dan
gudang amunisi. Ruangannya sengaja dibuat berliku-liku dengan sejumlah ruangan
jebakan. Dua mulut terowongan yang sampai saat ini dapat dilihat, satu mengarah
ke Ngarai Sianok dan yang lainnya merupakan pintu masuk menghadap ke pusat
kota. Fungsi dari mulut terowongan selain sebagai pintu masuk juga sebagai
ventilasi untuk mengawasi dunia luar.
Baca Juga: Kesaksian Kapten Hirotada Honjyo perwira tentara Jepang yang diserahi tangung jawab memimpin pembuata Lubang Japang.
Lihat juga:
Komentar
Posting Komentar