2. Lubang Japang


Lubang Japang & Taman Panorama berada di Jalan Panorama, Kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang, Kecamatan Guguak Panjang. Gua ini merupakan terowongan (bunker) buatan yang berfungsi sebagai tempat perlindungan (sebagian sumber menyebutkan sebagai tempat pertahanan) para tentara Jepang. Dibangun pada tahun 1943 atas perintah Komandan Tentara Pertahanan Sumatera, Jenderal Watanabe. 

Para pekerjanya kebanyakan didatangkan dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Madura yang dibawa Japang sebagai pekerja paksa (romusha) guna membuat lubang (terowongan) yang panjangnya kurang lebih 1.470 m dalam waktu yang cukup singkat. Dalam versi pemerintah Kolonial Jepang, tidak terdapat korban jiwa selama pembangunan lubang tersebut. Diantara pekerja bahkan ada yang diberi gaji dan diperlakukan dengan baik. Hal ini didukung pula oleh kesaksian salah seorang penduduk Agam yang mengaku pernah bekerja membuat lubang tersebut. [Sumber Klik DISINI]


Namun versi populer yang beredar di masyarakat, para pemandu wisata, dan disampaikan kepada para turis ialah pembangunan lubang ini memakan korban jiwa yang tidak sedikit. Oleh karena itu maka untuk mengenang para pekerja paksa ini, pada dinding  di depan  gerbang masuk telah dibuat sebuah relief yang menggambarkan mengenai situasi pembuatan terowongan pada masa itu. 

Lubang ini sekarang berfungsi sebagai tempat wisata, Lubang Jepang ini di buat pada kedalaman 40-50 m di bawah tanah bercadas yang cukup keras (198 dpl). Di dalam terowongan yang garis tengah dan tingginya 2 m terbagi menjadi 20 kamar yang terdiri dari kamar tidur, ruang persembunyian, ruang perawatan, ruang dapur, ruang penjara, dan gudang amunisi. Ruangannya sengaja dibuat berliku-liku dengan sejumlah ruangan jebakan. Dua mulut terowongan yang sampai saat ini dapat dilihat, satu mengarah ke Ngarai Sianok dan yang lainnya merupakan pintu masuk menghadap ke pusat kota. Fungsi dari mulut terowongan selain sebagai pintu masuk juga sebagai ventilasi untuk mengawasi dunia luar.

Baca Juga: Kesaksian Kapten Hirotada Honjyo perwira tentara Jepang yang diserahi tangung  jawab memimpin pembuata Lubang Japang.

Find us on: linktr.ee/kebudayaan

Lihat juga: 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

29. Wisma Anggrek

13. Batu Kurai Limo Jorong

Garis Waktu Bukittinggi